Erni Tasdi Bantu Makanan Tambahan Anak Sekolah.

PURBALINGGA-DINKOMINFO,- Ketua Tim Penggerak PKK (TP.PKK) Kabupaten Purbalingga, Ny. Erni Widyawati Tasdi, S.Sos menyerahkan paket bantuan berupa biskuit kepada empat Pendidikan Anak Usia DinI (PAUD) di Kecamatan Bukateja Senin (15/1/2018). Pemberian bantuan tersebut diberikan dengan tujuan untuk menjaga agar gizi anak balita di Kabupaten Purbalingga dapat berkembang dengan sehat dan baik.

“Usia emas balita harus disuplai dengan gizi yang seimbang. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa biskuit ini adalah upaya menjaga gizi bagi anak balita di Purbalingga” ujar Erni. Dia menambahkan, walaupun kasus gizi buruk di Purbalingga sudah tidak ditemukan, pemantuan serta pemberian PMT harus selalu dilakukan. Hal ini menurut Erni agar kesehatan serta gizi pada balita di Purbalingga terus terpantau sehingga di kemudian hari tidak akan ditemukan kasus gizi buruk di Purbalingga.

Pemantauan gizi dan Pemberian Makanan Tambahan terus dilakukan oleh Dinas terkait. Pemda tidak ingin menemukan kasus gizi buruk di Purbalingga. “Terima kasih kepada Dinas terkait (DinKes-red) yang terus menerus tanpa bosan-bosanya melakukan pemantauan dengan baik, sehingga kasus gizi buruk jangan sampai terjadi di Purbalingga” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Erni Tasdi juga memberikan bantuan kepada Slamet Widodo penderita Hydrocepalus asal desa Kutawis Kecamatan Bukateja. Dinas Kesehatan yang diwakili M. Umar Fauzi ikut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Umar mengatakan Slamet Widodo sudah dua kali dikunjungi rombongan TP.PKK. Dia berharap Slamet Widodo akan berangsur membaik.

“Ini sudah kedua kali, Hydrocepalus di Bukateja ada dua kasus dan dua-duanya telah mendapat perhatian dari Pemda,” ujar Umar yang juga Sekdin di Dinas Kesehatan. Lanjut Umar, pihaknya akan terus menerus melakukan tinjauan ke bawah yang selanjutnya akan dilaporkan ke Bupati terkait kesehatan dua penderita Hydrocepalus. Seperti diketahui, Slamet Widodo bukanlah satu-satunya penderita Hydocepalus di Bukateja, satu penderita lagi bernama Fio Apriansyah dari desa Bukateja. (PI-8/PI-3).

Ket. Foto: Erni Tasdi saat memberikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *